BLORA, - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 yang digelar Kodim 0721/Blora mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satu penerima bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), Mbah Kasri (62), warga Dusun Mulyorejo, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, mengaku bersyukur rumahnya dibongkar total untuk dibangun kembali menjadi hunian yang lebih layak.
Pembongkaran rumah dilaksanakan pada Kamis (19/2/2026) oleh personel Satgas TMMD bersama warga setempat secara gotong royong. Rumah yang sebelumnya berdinding kayu, lantai tanah dengan kondisi atap rapuh itu dinilai sudah tidak aman dan berisiko bocor saat hujan deras maupun angin kencang.
Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., menyampaikan bahwa program rehab RTLH merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki tempat tinggal yang sehat dan layak huni.
“Melalui TMMD ini, kami ingin membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan warga dalam membangun desa,” ujarnya.
Setelah dibongkar total, rumah Mbah Kasri akan dibangun kembali dari nol hingga selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan prajurit Satgas TMMD dan partisipasi aktif masyarakat.
Mbah Kasri tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat melihat rumahnya mulai dibangun ulang.
“Matursuwun Pak Dandim, saya sangat senang dengan adanya TMMD Sengkuyung Tahap I Kodim 0721/Blora ini,” ucapnya dengan senyum bahagia.
Selain rehabilitasi RTLH, program TMMD Sengkuyung Tahap I juga mencakup pembangunan infrastruktur desa, seperti jalan rabat beton sepanjang 280 meter lebar 3 meter, serta kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan dan kesadaran sosial warga.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi pembangunan desa serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. (pw)
.jpeg)
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar